Leonhard Euler

Di abad ke-17 Swiss mempunyai seorang matematikawan yang sekaligus fisikawan yang sangat briliant dan merupakan ilmuwan terkemuka sepanjang masa. Dialah Leonhard Euler. Dia menulis 32 buku lengkap, beratus-ratus artikel tentang matematika dan ilmu pengetauan. Kejeniusan Euler memperkaya hampir di segala segi matematika murni, matematika fisika, maupun matematika terapan.

Euler juga menganalisa matematika astronomi, khusus menyangkut bagaimana matahari, bumi, dan bulan bergerak di bawah gaya berat mereka masing-masing yang sama. Masalah ini, “suatu masalah yang jadi permikiran abad ke-21” belum sepenuhnya terpecahkan. Euler juga satu-satunya ilmuwan terkemuka dari abad ke-18 yang mendukung teori gelombang cahaya.

Dalam urusan matematika, Euler tertarik di bidang kalkulus, rumus diferensial, dan ketidakterbatasan suatu jumlah. Sumbangannya di bidang variasi kalkulus dan terhadap teori tentang kekompleksan jumlah, merupakan dasar dari semua perkembangan berikutnya di bidang matematika.

Euler lahir tahun 1707 di Basel, Swiss. Dia diterima masuk Universitas Basel tahun 1720 tatkala umurnya baru mencapai 13 tahun. Mula-mula dia belajar teologi, etapi segera pindah ke pelajaran matematika. Dia memperoleh gelar sarjana dari Universitas Basel pada umur 17 tahun. Di usia 20 tahun, ia diundang Catheric I dari Rusia untuk bergabung dalam Akademi Ilmu Pengetahuan di St. Petersburg. Pada umur 23 tahun ia sudah menjadi mahaguru fisika di sana. Tiga tahun kemudian ia telah menggantikan posisi ketua matematika yang sebelumnya dijabat oleh matematikus masyhur Daniel Bernoulli. Dua tahun kemudian, penglihatan matanya hilang sebelah, akan tetapi ia tetap meneruskan pekerjaannya secara maksimal dan menghasilkan artikel-artikel yang “brilliant”.

Tahun 1741 Frederick Yang Agung dari Prusia membujuk Euler agar meninggalkan Rusia dan memintanya bergabung ke dalam Akademi Ilmu Pengetahuan di Berlin. Euler tinggal di Berlin selama 25 tahun dan kembali ke Rusia pada tahun 1766. Tak lama kemudian kedua matanya sudah tidak bisa melihat lagi. Kendatipun demikian, ia tetap melakukan penelitiannya. Euler memilii kemampuan luar biasa dalam hal mental aritmatika. Sampai pada akhirnya ia tutup usia pada umur 76 tahun di tahun 1783 di St. Petersburg, ia terus mengeluarkan perstasi yang tinggi di bidang matematika.

Tentang enka

"la vida es un aprendizaje" hidup adalah suatu pembelajaran
Pos ini dipublikasikan di Tokoh. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s